SEKOLAH GRATIS ? PERNAH TERJADI DI INDONESIA

January 29, 2009

Akhir akhir ini para mahasiswa melancarkan demo besar besaran menentang undang undang BPH. Mereka kawatir dengan berlakunya undang undang tersebut beaya pendidikan menjadi mahal. Anak anak cerdas dan berbakat mungkin akan dropped out gara gara tidak punya beaya. Dipihak lain pemerintah dan DPR berpendapat bahwa Badan pendidikan perlu dikelola secara sehat sehingga mutu pendidikan dapat terus ditingkatkan sesuai dengan tuntutan jaman.
Mahalnya beaya pendidikan sekarang ini membuat para kakek dan nenek yang masih hidup bernostalgia pada masa masa  awal tahun 1950-an. Masa tersebut merupakan sorganya para pelajar dan mahasiswa dipandang dari sudut pembeayaan. Semua murid SD negeri tidak perlu membayar uang sekolah. Setelah lulus dari SD ,mereka yang tidak mampu dan ingin segera mendapat penghasilan dapat meneruskan ke Sekolah Guru B ( SGB ). Selama belajar 4 tahun di sekolah tersebut mereka dapat tunjangan yang mencukupi. Lulusan SMP dapat memilih berbagai macam pendidikan yang mendapat tunjangan. Antara lain Pendidikan Aspiran Kadet AL, Sekolah Guru A ( SGA ) dll Bagi mereka yang lulus SMA hampir semua pendidikan pasca SLTA menyediakan bea siswa bagi seluruh siswanya. Bea siswa tersebut dikenal dengan istilah ” Ikatan Dinas ” . Artinya mereka yang telah menerima bea siswa dimaksud diharuskan bekerja pada instansi yg terkait untuk beberapa waktu. Lembaga pendidikan yang menyediakan ikatan dinas tsb antara lain: Akademi Dinas Luar Negeri, Akademi Imigrasi, Akademi Penilik Kesehatan . dll.
Bila  seorang lulusan SLTA  ingin meneruskan ke Universitas maka fakultas fakultas seperti : Hukum, Ekonomi, Tehnik, Parmasi dll juga menyediakan ikatan dinas. Kelak lulusannya akan dipekerjakan di  lembaga pemerintahan yg sesuai dg bidang pengetahuannya, seperti :Kejaksaan, bagi seorang Sarjana Hukum, Dep Perdagangan, Bank Indonesia untuk sarjana Ekonomi,  Para Ir akan ditempatkan di Dep Pekerjaan Umum,  Para sarjana Farmasi di Departemen Kesehatan dll. Bagi mereka yang ingin belajar ke luar negeri tersedia program program pendidikan di Luar Negeri antara lain program Colombo Plan untuk mereka yg berminat belajar di negara negara barat seperti Inggris dll. Sedangkan  yg tertarik belajar ke Jepang, pemerintah dapat menyediakan bea siswa melalui program Pampasan perang.
Akibat adanya kesempatan untuk mendapatkan pendidikan  gratis, maka banyak anak anak orang miskin dapat mencapai tingkat pendidikan yg tinggi baik didalam maupun luar negeri. Suatu hal yang mungkin  sulit dicapai oleh mereka yang hidup dalam kemiskinan dijaman sekarang. Kita tahu bahwa suatu masa lalu tidak akan kembali. Namun cita cita untuk memberi kesempatan yang  sama dibidang pendidikan kepada semua anak bangsa merupakan cita cita sejak masa lalu. Cita cita tsb merupakan cita cita para pendiri bangsa ini. Dan tetap relevan sepanjang masa.
Salam
Daradjadi
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: